Postingan Populer

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Never Say Good Bye




01 Mei 2012


Yts. Teman-temanku
Di SMP 1 Wiradesa


Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji syukur ke hadirat Allah SWT yg telah….. Wait wait!! Ini kan bukan pidato perpisahan, ngapain gue bilang gini ya? hehe…

Sebelum kalian masuk inti pembicaraan, gue minta kalian baca ini dengan penuh perasaan. Ambil napas…. Tahan… Jangan hembuskan.. Nah loh?! Mati rha…
Okelah. Yang siap, monggo baca. Yang belum, tetep harus baca!

Are you READEH ??? [Bu Hj. Ni’mah mode on]
Cekidot........

Guys, perpisahan yang real udah makin deket aja nih. Isn’t right?
Absolutely ada perasaan senang. Because what? Ya karena kita bakal jadi anak putih abu-abu. Tapi dibalik itu tentu ada perasaan sedih dan kecewa karena kita akan berpisah. Hmm… apalagi kalau ingat kenangan indah tiga tahun bersama. Berhubung gue gak pernah punya musuh, jadi semuanya pasti indah. Tentu itu juga karena ada kalian. Istilahnya “gak ada loe gak rame”. Biar pun kalian selalu berisik (gue termasuk), selalu jail (gue termasuk), tapi kalian selalu bantu gue. Bantu dalam hal baik kaya nyelesain tugas bareng, maupun dalam hal buruk kaya…kerja sama terselubung waktu ulangan. Ups!!
Bagi sebagian dari kalian yang sering nulis di diary kaya gue. Perpisahan akan terasa lebih berat. Karena tiap kita baca buku itu, kerinduan akan kenangan tersebut langsung merasuk dengan cepat. Dan berikut adalah kutipan tiga tahun itu. Mugnkin di tulisan ini gue sedikit blak-blakan dan meninggalkan perasaan malu gue. Okelah... Gue cuma ambil hal-hal yang amat sangat berkesan sekali yah.

First week at Junior High School…
Pertama kita kenal lewat MOS dan KBO. Kita masih bener-bener anak polos yang belum kenal lawan jenis. Yang masa bodoh dengan penampilan. Dan kalian ingat gak? Waktu KBO, hujan sempat turun waktu malam pertama. Hal itu membuat kita repot mindahin barang-barang ke parkiran. Tidur seadanya, makan pun ala kadarnya. Masa’ tiap makan nasinya dua centong lauknya cuma sayur dikit sama telur rebus satu. Mana tiap makan menunya hampir sama lagi. Hahaha... mana mungkin ada appetite? Lumayan eneg dan ngenes kalau nginget waktu itu..
Yang paling asyik dari KBO itu sih... request lagu dan api unggunnya.. Ya begitulah kira-kira..

Saat kita kelas VII…
Kita sudah resmi jadi anak JHS karena udah pake seragam resmi putih biru. Bagi anak RSBI, awal-awal merasakan dinginya AC bukan hal yang mengasyikkan, karena semua terserang flu dan demam. Dasar Kam-se-u-pay. Iuhh!
Selain itu, kita udah saling lirik melirik. Eciee… Salah satunya gue yang nge-fans sama kakak kelas 9.3.. Isman Habibillah. Gue juga gak tau apa yang membuat gue nge-fans dia sampai berlebihan gitu. Padahal, physically, dia biasa aja. Dan sampai sekarang foto jeleknya [peace mas] masih ada, walaupun gue udah gak nge-fans lagi. Thanks buat Husni Sastra Wijaya yang dulu bantuin gue ngedapetin foto ini. J
Mungkin kalau dirasakan, hal yang paling berkesan dan selalu bikin convulsively buat kita semua ialah pelajaran Mathematics Bu Hj. Ni’mah. Harus cepet-cepet. Lima nomor selesai harus dikoreksi. Dan apa kabar dengan handphone-nya Bu hajjah yang selalu bikin otak kesandung-sandung sampai gak bisa mikir waktu menit-menit terakhir..?? Pasti suaranya masih secempreng dulu :p
Selain itu, kalian masih ingat gak, sama ketua kelas 7.1 yang pertama, Ahmad Novian Helmi. Yang paling gue ingat dari dia, kalau pas anak-anak berisik banget, dia selalu teriak-teriak “Keep Silent!” “Don’t Be Noisy” “Silent Please!” ya pokoknya gitulah, sambil teriak sekenceng-kencengnya. Tapi, anak-anak tetep gak pernah peduli sama dia. Hahahaha.. :D
Kalau yang berkesan buat gue, ialah kegiatan Pramuka, terutama Galang Tangguh. Sebab, gue satu-satunya anak perempuan kelas 7 yang ikut. Kelas 7 yang lain mah laki-laki semua.

Saat kita kelas VIII...

Semester I
Mulai deh, anak-anak pada putus nyambung. Kalau gue mah lagi asyik-asyiknya sama idola gue, Simon Santoso. Bersama Auditha Diah Sabrina, gue selalu nge-net buat ngumpulin foto-fotonya ko Simon.
Hal yang berkesan untuk 8.2... One Time by Justin Drew Bieber.

Me plus you, I'm a tell you one time
Me plus you, I'm a tell you one time
Me plus you, I'm a tell you one time
One time, one time

When I met you girl my heart went knock knock
Now them butterflies in my stomach won't stop stop
And even though it's a struggle love is all we got
And we gonna keep keep climbing to the mountain top

Padahal saat itu one time udah gak nge-hits, tapi setiap pelajaran kosong semua selalu rame nyanyi bareng sambil lihat MV-nya.
Di masa ini, gue pernah dinyanyiin lagunya d’Masiv sama Rafid Moya Barodi. Entah yang berjudul Apa Salahku atau yang Sudahi Perih Ini. Sampai-sampai, sii Mila ngeledekin gitu.
Selain itu, masa ini adalah awal LADAS (8.2) vs RADES (8.1). Semua berakar dari siapa yang pertama mempopulerkan K-POP di kalangan spensades. Tapi sekarang permusuhan sudah berakhir. Finally, all happily ever after. J
Gue juga ngedapetin julukan “Kecap” di masa ini. Maklum..., pastinya karena gue hitam manis. Assegh..!

Semester II
Bagi gue, ini adalah masa menyedihkan. Hal yang gue impikan gak terwujud. Tentu kalian masih inget saat gue sering nangis karena merasa kecewa gak bisa ikut Jamnas. Tapi, perasaan itu lama-kelamaan hilang setelah gue sadar bahwa inilah yang terbaik buat gue.
Di tahun ini, sebagian murid mulai aktif dengan bimbingan OSN mereka. Sementara hubungan gue sama Ditha udah mulai renggang karena kita gak sekelas. Begitu pula dengan hubungan antara kelas 8.2 dan kelas 9.2. Katanya, semua ini ada sangkut pautnya denagan embel-embel RSBI. Sampai ada tragedi tangis-tangisan waktu lomba TUB ( Tata Upacara Bendera) pas classmeeting.
Bicara tentang OSN, ada kejadian yang awesome waktu gue lagi bimbingan OSN. Tepatnya hari Kamis, 5 Mei 2011 di kelas 9.3 (sekarang 8.3). Senyum itu memang berbeda dengan yang pernah gue lihat sebelumnya.
Pernah suatu hari, gue dan yang lain keliling buat ngumpulin infaq. Waktu di kelasnya, gak sengaja aku narik infaq di baris meja yang ada dirinya. Dia masukin deh uang seribuan yang masih terlihat baru. Sampai di ruang OSIS, gue ganti uang miliknya dengan dua ribuan mulik gue. Jadi uangnya dia buat kembalian gue. Terus gue simpan gitu deh. Sampai sekarang masih ada dengan lipatan yang sama waktu dia ngasih uang itu. Bersama dengan sebuah pita putih yang aku temukan di kitab hadist-ku. Kapan-kapan gue pamerin ya....? wkwkwkwk :p


Saat kita kelas IX...
Yang ini mah gak usah dijelasin. Kalian sendiri pasti masih inget banget. Lagi pula, ini adalah masa tersibuk sepanjang tiga tahun terakhir. Ulangan harian, try out, ujian sekolah, ujian praktek, sampai ujian nasional. Tapi, di masa ini gue paling deket sama Istiqamul Hafidzah dan Ade Dwi Aryani. Selain itu, ada juga seseorang... Ya iyalah, masa’ sesosok...? Dan semenjak kelas IX... diary gue isinya dia melulu. Hehe :p

And then so, itulah sekelumit kenangan dari gue. Berhubung yang cerita gue, ya kebanyakan real story-nya tentang gue. Tapi semoga itu akan terus mengingatkanmu tentang sosok Durotun Nikmah yang always keep smile. J

Oh ya, btw pada ndaftar ke mana?
Kemana pun tujuan kalian, di sekolah baru nanti baik-baik ya... Jaga diri... Kalau ketemu gue janganlah buang muka... And sorry kalau gue pernah ada salah sama kalian. Semoga, ujian direktorat berjalan lancar. Dan tanggal 2 Juni nanti... semua berakhir sengan tangis haru serta ucapan syukur “alhamdulillah”.
Prok prok prok prok prok prok prok prok prok..............!!!!!!! [applause]

Emmm... sebagai dessert, ini ada sebuah quotes copasan untuk kalian :
Melihat ke depan adalah tantangan,
Melihat kebelakang adalah halangan,
Melihat ke samping adalah pantanagan, dan
Melihat ke atas adalah kepasrahan,
Namun yang lebih baik dari semua itu adalah.....
Melihat ke kalian berarti kenyataan.

See you later, wish you all teh best guys... J
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

NB : Nantikan Never SayGood Bye Verse 2

With Love,
Durotun Nikmah ♥
a.k.a Kecap
< >

Tidak ada komentar:

Posting Komentar