22:10 WIB
Kali ini aku tengah
membayangkan sesuatu.
Aku berada di sebuah
padang rumput yang luas dan dipenuhi dengan dandelion. Mungkin dandelion
hanyalah bunga dari rerumputan. Tapi mereka (dandelion) akan indah pada
waktunya. Mungin seperti halnya kaktus yang hanya mekar ketika mereka dalam
keadaan terancam mati akibat kekeringan. Dan semua itu adalah perumpamaanku.
“Ketika
tengah asyik berbaring sambil memandangi langit biru tak berawan, angin sepoi
dihembuskan oleh pesonamu. Ribuan dandelion itupun bercerai berai. Terbang
membawaku, menyatu bersama angin sepoi, menuju kehadiranmu.
Apa
yang membuatmu menarikku ke dalam danau air hangat? Kau terdiam, dan hanya
menjawab dengan senyuman. Pipiku memerah.
Di hari itu, aku akan
menyajikan satu cup ice cream chocolate untukmu. Kita bisa menikmati itu
bersama, duduk di bawah langit, di atas bumi, di antara dandelion dan
gelembung-gelembung sabun yang bertiup membawa pesan suka. Beberapa lagu
kuputar, dengarkan dan hayati dengan penuh perasaan mendalam.”
Pangeranku, aku ingin
menikmati detik bersamamu.
Stop! Kemana kau akan
pergi? Jangan beralih karena ini belum kita lalui. Kau tak menjawab dan tetap
berpaling….
Kenopo smsku rak
dibales hus?
Well, tulisan di atas adalah tulisan yang aku copas dari buku diaryku. Bagaimana? Bagus tho? Waktu bulan Oktober itu, sedang gencar MPK membahas diesnat spatra. Katanya ada lomba bazar juga. Dan kebetulan disalah satu kelas ada yang mendapat stan menjual es krim. Kupikir akan bagus jika aku memberikannya es krim sesaat setelah ia lelah mengikuti lomba. Tapi ternyata ekspektasiku waktu itu salah. Sekali lagi,waktu itu..
Yap,
waktu itu, bukan sekarang. Sekarang semua sudah berubah. Begitu pula saat aku
memposting tulisan ini. Tentunya hanya sekedar tulisan bermakna namun hampa tak
berperasaan. Wong yang dirasani wes gak seneng, seng ngrasani juga gak kolu
seneng maneh. Yoweslah…
Bukan bermaksud menyakiti hati para fans-ku. Aku tetap
cinta kalian fans xD

Tidak ada komentar:
Posting Komentar